Watergius's Journal

The world as I see it

menukar duit di money changer

Kamis, 17 Februari 2011

****

“Siang ini aku akan menukarkan duit ke money changer, jadi ada baiknya kalau aku membuka kompas dan melihat kurs tukar mata uang”, pikirku dalam hati, sambil menunggu halaman kompas.com terbuka.

Aku pun menemukan yang kucari. Dengan bermodalkan kalkulator dan matematika sederhana aku pun coba menghitung besarnya duit yang bakalan aku dapatkan setelah ditukarkan. Ehm, lumayanlah, walaupun tidak sebanyak yang kuharapkan.

***

Siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB, aku dan Reza telah berada di Money Changer yang terletak di Jalan Dago (dekat Kartika Sari). Inilah pertama kalinya kami masuk ke ruangan itu dan sekaligus pertama kalinya kami melakukan transaksi ini.

Prosedurnya tidak jauh berbeda dengan bank. Begitu masuk kita akan diberikan (mengambil lebih tepatnya) nomor antrian. Lalu tunggulah dengan sabar. Dari pengalamanku, kita tidak perlu terlalu lama mengantri sebab kasirnya cukup banyak (kalau tidak salah ada sekitar 10, dilengkapi dengan 1 CCTV di tiap2 kasir..).

* kasir bukan namanya ya? anggap sajalah itu namanya.. :)

***

Nomor antrianku dipanggil dan aku pun menuju kasir 4. Lalu, apa yang akan dilakukan selanjutnya? Berkenalanlah dengan si mbaknya, sebab kata Reza mbak2nya cakep.. haha

Back to the topic. Sampaikanlah ke mata uang apa Anda ingin menukarkan rupiah Anda, dan berapa banyak. Dalam kasusku, mata uang yang kuinginkan adalah Yen dan jumlahnya adalah xxx.. (rahasia.. hehe).

Si mbak tadi pun segera memeriksa kurs Yen di komputernya dan menyebutkan sejumlah uang Yen yang akan kudapatkan. Hmm, kenapa jumlahnya lebih kecil daripada perhitungan saya sebelumnya ya? Penasaran, saya pun bertanya berapa kurs beli Yen saat itu. Ternyata lebih murah dibandingkan dengan yang kubaca di kompas. Lalu mengapa duitku berkurang? Dan si mbaknya pun menjawab bahwasanya tidak semua rupiah yang saya bawa ditukarkan menjadi yen, sebab jumlahnya tidak sesuai dengan pecahan mata uang Yen yang ada. Wah, baru tahu ni ada yang kaya ginian. Si mbaknya malah menawarkan untuk menambahkan sejumlah rupiah lagi agar uang Yen yang didapatkan menjadi bulat (ada pecahannya maksudnya).

Aku tidak menuruti saran si mbak. Bukan sok jago, melainkan karena duitku memang gak cukup lagi.. haha, lagian, apa hubungannya coba dengan menjadi sok jagoan. Selama proses transaksi, kita diminta menyerahkan KTP  dan juga dimintai data-data pribadi, seperti alamat Bandung dan kuliah di mana (bila alamat KTP bukan Bandung dan masih mahasiswa). Oh ya, bila kurs beli berubah sesaat setelah Anda menyerahkan data-data dan sesaat sebelum transaksi dinyatakan selesai (hasil transaksi diprint dan disuruh untuk ditandatangani), maka rupiah yang Anda setorkan tadi kemungkinan juga akan berubah. Kenapa aku bisa tahu? Karena hal ini terjadi padaku. Si mbaknya menunggu waktu yang cukup lama sebelum ngeprint bukti transaksiku. Katanya data2 kurs sedang diupdate. Untunglah nilainya tetap..

***

Anggapan saya selama ini bahwa saat menukarkan uang di money changer itu Anda hanya perlu membawa sejumlah rupiah, sesuaikan dengan kurs, lalu bawa pulang mata uang yang Anda inginkan, salah. Kenapa? Karena setelah transaksi tadi terjadi kita masih perlu mengantri lagi untuk mengambil duit (Yen) dari kasir. Untung Anda tidak perlu lagi mengambil nomor antrian sebab nomor antriannya sama dengan nomor antrian Anda sebelumnya.

Cukup lama juga aku dan Reza mengantri. Namun, selama apapun mengantri, giliran kami datang juga. Dalam proses terakhir ini Anda hanya perlu menandatangani semacam kwitansi lainnya, mengambil duit dalam mata uang asing yang Anda inginkan, dan mengambil kembalian rupiah Anda.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 250 other followers

%d bloggers like this: