Watergius's Journal

The world as I see it

buset dah

seharian belajar elda, baru selesai 2 bab, itu juga kagak ngerti apa-apa .. haha             (iyalah, soalnya baca bukunya  lima menit, browsingnya setengah jam) ..

******

malamnya, saat dah mulai serius ingin belajar, tahu-tahu timbul gangguan dari kamar sebelah. Ternyata mereka sedang mengadakan perdebatan “agak” serius. Bagaimana tidak, malam-malam gini topik yang diomongin tentang “mati” dan “apakah kau takut atau tidak” (dah mulai ngasal ni, pokoknya ada hubungannya dengan “mati”-lah)

anyway, kira-kira ginilah inti dari pembicaraan itu :

ada teman dari teman kosan gue yg bilang aku gak takut mati.  Terus, teman-temannya yang lain bilang kalau terjadi gempa, lo bakalan lari gak?. . ya iyalah. (kalau gak lari mah namanya bego, bukannya gak takut mati)… konyol bangat dah diskusi mereka. sampai hampir teriak-teriak lagi (untung gak jadi, bisa-bisa dikirain warga ada durian runtuh lagi– gak ada hubungannya kali).. eniwei, rencana belajar malam ni buyar sudah karena mereka…

Aku jadi kepikiran tentang perdebatan mereka tadi. Mungkin seharusnya mereka ngomongnya gini kan: “Aku gak takut mati, tapi aku gak pingin mati konyol”. Coba, siapa yang bisa membantah kalau misalnya lo lari kalau ada gempa, kan konyol kalau lo hanya diam aja trus tertimpa sama reruntuhan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: