Watergius's Journal

The world as I see it

Puisi Negeriku – Sebuah Satir dan Harapan untuk Masa Depan

Terkadang aku lupa betapa indahnya negeri ini. Kenapa tidak?

Ketika keindahannya itu mahal harganya dan seakan milik kaum berduit saja.

Sebut Bali misalnya. Indah bukan. Bawalah duitmu dan kau akan mendapatkan pelayanan terbaik, dan lengkaplah kenikmatanmu. Kini kutanya kau, apakah seorang petani atau buruh kasar atau pegawai rendahan di belahan pulau lain akan mendapatkan keindahan yang serupa ketika untuk makan saja dia masih harus bersusah payah..

Tapi kau kan tidak harus menginap di hotel mewah untuk bisa menikmatinya atau tanpa mendapatkan pelayanan terbaik itu. Kau bisa saja datang ke Bali dengan menggunakan angkutan kelas ekonomi dan tidur di hotel yang paling murah atau mungkin dengan mengikuti cara seorang backpacker. Iya, namun hal itu tetap saja mengeluarkan biaya dan aku rasa memenuhi tuntutan perut jauh lebih penting dari itu semua.

******

Terkadang aku lupa betapa makmurnya negara ini. Hutan yang luas dan kaya akan kekayaan alam. Barang tambang yang melimpah serta kekayaan laut yang bervariasi. Kenapa tidak?

Ketika hampir setiap hari aku melihat kemiskinan di mana-mana. Anak kecil tidur di jalanan, hanya bisa mengikuti orang tuanya tanpa bisa bertanya mengapa kita harus begini. Para tuna wisma dan pengamen menunggu di pinggir jalan, berharap akan belas kasihan.

********

Terkadang aku lupa betapa ramah dan bersahabatnya masyarakat negeri ini. Kenapa tidak?

Ketika kerusuhan dapat dengan mudah terjadi. Ketika pemudanya lebih memilih untuk tawuran ataupun berkelahi dibandingkan memikirkan bangsanya. Ketika aku ragu untuk mengobrol dengan orang yang baru kukenal di tempat umum sebab takut akan dihipnotis. Ketika kecurigaan semakin menguasai karena banyaknya kejahatan yang terjadi.

***********

Aku bahkan sudah tak ingat lagi apa yang menjadi keunggulan bangsa ini seperti yang diajarkan di pelajaran Sejarah sewaktu SD dulu. Mungkin sudah terlalu lama aku tinggal di zaman ini sehingga pelajaran Sejarah SD itu hanyalah sebuah sejarah indah yang mungkin akan segera dilupakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: