Watergius's Journal

The world as I see it

Pekerjaanku berhubungan dengan nyawa manusia, dokter atau supir ?

“Siapa yang mau menjadi seorang dokter?”, Ibu guru bertanya kepada murid-muridnya. Hampir semuanya mengangkat tangan. “Kenapa kamu mau menjadi dokter?”, tanyanya kepada salah seorang murid.

“Saya ingin menolong orang lain Bu”, kata anak yang ditanya oleh si Ibu guru.

“Dokter adalah pekerjaan yang mulia Bu”, seorang anak perempuan menjawab.

“Biar dapat banyak uang Bu”, kata seorang anak ikut-ikutan menjawab yang kemudian diringii teriak ricuh anak-anak lainnya.

“Tapi tahukah kalian untuk menjadi seorang dokter itu tidak mudah,” Ibu guru melanjutkan.

“Iya Bu, bayarnya mahal”, celetuk seorang anak yang lagi-lagi diiringi oleh tawa teman-temannya.

“Ya, biayanya mahal. Tapi yang terpenting bukan itu, melainkan kalian harus pintar untuk dapat menjadi seorang dokter. Dan kalian tahu kenapa? “, Ibu guru itu kembali bertanya.

“Agar bisa masuk dan keluar dengan mudah Bu, hehe.. “, celetuk anak lainnya. Kelas kembali tertawa.

Ibu guru hanya tersenyum sambil terus menunggu muridnya memberikan jawaban yang diinginkannya. Pandangannya dilayangkan ke seluruh penjuru kelas, mengamati anak didiknya satu per satu. Di bangku pojok, dia melihat seorang anak yang sedari tadi menunduk.

“Jadi, apakah kau tahu jawaban terhadap pertanyaan Ibu sebelumnya? “, tanyanya setelah berada di samping bangku si anak.

“Karena pekerjaan itu menyangkut nyawa manusia Bu, dan kita tidak boleh bermain-main dengan hal itu.”

“Apakah kau ingin menjadi seorang dokter ?”, tanyanya lagi. Anak itu menggeleng.

“Kenapa?”

“Ayahku adalah seorang dokter Bu dan aku tahu apa yang bisa dilakukannya. Ayah bisa menyembuhkan orang sakit, bahkan beberapa kali orang yang sakitnya parah juga berhasil disembuhkan ayah. Namun, suatu ketika ada pasien ayah yang merupakan korban kecelakaan tabrakan bus. Dia berada dalam keadaan koma dan hampir menemui ajalnya. Ayah telah berusaha sekuat mungkin untuk menyelamatkan nyawa orang itu, namun tidak berhasil. Lalu aku pikir, sehebat-hebatnya dokter berusaha, urusan nyawa bukan dalam kekuasaannya, melainkan Tuhan. Dan sebagai perantaranya Tuhan telah menggunakan sang supir untuk menjamin keselamatan nyawa penumpangnya”, dia berhenti sejenak.

“Jadi, kau ingin menjadi seorang supir? “, Ibu guru kembali bertanya.

“Supir hanyalah salah satu contoh Bu. Salah satu contoh orang yang mengemban tanggung jawab lebih besar, bahkan bila dibandingkan dengan seorang dokter. Andaikan saja seorang dokter ceroboh dalam mengoperasi seorang pasien, korbannya hanyalah pasien yang bersangkutan. Namun, saat seorang supir bus ceroboh, yang menjadi korbannya adalah puluhan nyawa manusia yang menaruh kepercayaanya kepadanya”, katanya mengakhiri jawabannya.

“Mengemban tanggung jawab dalam pekerjaan, terutama bila itu menyangkut nyawa manusia, adalah sesuatu pekerjaan yang mulia. Kalian tidak perlu menjadi seorang dokter untuk menolong orang lain. Teman kalian telah mengajarkan bahwa dengan menjadi seorang supir pun sebenarnya kalian telah menjadi penolong bagi orang lain, dan bahkan tanggung jawab kalian lebih besar. Jadi anak-anak, siapa yang ingin menjadi supir? “,kembali. Ibu guru bertanya mengakhiri kesimpulannya.

Tak satupun anak didiknya yang mengangkat tangan. Masih penasaran, Ibu guru itu bertanya kembali kepada sang anak yang telah mengajarkan sesuatu kepadanya hari itu dia ingin menjadi apa.

“Saya belum menentukan keputusan saya Bu. Mungkin ada pekerjaan lain di luar sana yang belum pernah terbayangkan sebelumnya atau mungkin belum pernah kita dengar sebelumnya, namun sebenarnya pekerjaan itulah yang menopang kehidupan orang-orang”.

********

terpikir untuk menulis ini saat berada di dalam sebuah travel di suatu waktu dulu dan melihat sebuah bus yang cara melajunya sangat mengkhawatirkan. Agus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: