Watergius's Journal

The world as I see it

belanja, olahraga di pagi hari

It’s holiday.. horee.. sebenarnya gak terlalu ngaruh juga sih. Kuliahku emang cuma tinggal beberapa sks lagi yang berarti jadwal kuliah hampir sangat2 kosong..

Oh yeah, first let say : happy chinese new year.. Wishing all of you who celebrate it a Happy and Prosperous Chinese New Year …

Beberapa hari ini, sudah menjadi kebiasaan anak2 kosanku dan beberapa orang yang sering main ke sini untuk masak lauk siang dan malam. Namun, biasanya aku tetap dengan dengan kateringku dan tidak ikut dengan mereka. But, hey, let’s try something diffrent today..

Di pasar Gandok, tepatnya di depan penjual ikan.. “Mau masak apa ni kita?”, someone said. Dan akhirnya diputuskanlah untuk memasak gulai. Karena bumbunya tidak ada di pasar Gandok, kami pun berjalan menuju Pasar Rakyat di simpang Dago.. hitung2 sekalian olah raga pagi..

Mencari penjual bumbu masakan yang sudah jadi itu ternyata mudah. Ibu penjualnya tepat berada di pintu masuk menuju ke dalam pasar. Namun, karena dah berada di sini, sekalian saja ikannya beli di sini juga. Dan kami pun masuk semakin dalam ke dalam pasar Dago..

Penjual ikan pertama yang kami lihat sepertinya sepi pembeli, walaupun ikannya banyak. Ehm, banyak pembeli berarti ikannya terjamin, sebuah prinsip pasar..  dan kami pun melewatinya tanpa melirik sedikit pun kepada ikan2 yang terbaring di situ..

Penjual kedua. Wah, pembelinya ramai nih.. Dan kebetulan ada juga ikan tongkol yang cukup gede di jual di situ. Kenapa ikan tongkol? Karena kami tahunya ikan tongkollah yang cocok untuk di gulai.. “Ni harganya berapa Bu?”, tanya Bang Jo.

“16 ribu sekilo Den”, kata si Ibu sambil memasukkan ikan itu ke dalam timbangan (itu gak sih namanya di Bandung). Ternyata lebih dari sekilo dan harganya menjadi 18 ribu. Namun, karena kami ada berlima yang ingin makan dan satu ikan itu sangatlah kegedean dan tidak praktis, niat membeli ikan tongkol pun diurungkan. Terpikir juga untuk membagi ikan itu menjadi sepuluh bagian, namun.. kasihan banget ikannya dipotong-potong gitu… haha

Dan akhirnya kami pun memilih ikan lain yang tidak harus dibagi-bagi. Pilihan akhirnya jatuh kepada ikan Salem (benar gak namanya soalnya pertama kali dengar juga nih ikan)..

Bang Iskandar melihat-lihat tuh ikan, memeriksa bagian insangnya apakah masih segar ataupun tidak. Katanya, kalau insangnya masih merah dan tidak pucat, itu berarti ikannya masih segar.. Ikan yang ada di situ insangnya dah berwarna merah tua dan agak pucat. Secara tidak sadar, bang Iskandar mengatakan “dah gak segar lagi nih ikannya”, tanpa memperhatikan pandangan si Ibu yang menjual dan seraya pergi menjauh meninggalkanku berdiri sendirian di tempat itu. Hey… dengan pura2 bodoh pun aku mengikuti mereka. Sebenarnya pingin bilang ke si Ibu kalau kita pingin lihat2 yang lain dulu ya Bu. Namun, langkah kaki lebih cepat bertindak daripada perintah otak untuk mengucapkan kata-kata itu.. We’re sorry..

Di tempat lain akhirnya kami menemukan ikan yang sama dan tentunya masih segar-segar. Kami berhasil mendapatkan 10 potong ikan Salem dengan harga 18 ribu rupiah. Lumayanlah, tiap orang berhasil mendapatkan 2 potong ikan segar dengan harga Rp 1800.

Ikan sudah dapat, kini bumbu yang harus kita cari. Seperti dah kukatakan sebelumnya, mencari bumbu itu mudah. Tak hanya itu. Si Ibu penjualnya bahkan sudah tahu ukuran yang sesuai dengan masakan kita. Bilang saja kalian ingin memasak gulai ikan sebanyak 1 kg 2 ons, dan Ibu itu akan memberikan kalian campuran bumbu2 (yang aku gak tahu namanya apa saja) seharga Rp 4000. Bahkan si Ibu menyarankan untuk menambahkan daun Salem dan daun jeruk, serta menujukkan tempat membeli santan kelapa yang sudah siap pakai.

Ikan sudah ada, bumbu-bumbunya juga dah lengkap, kini yang kurang tinggal sayur dan beras. Kedua bahan ini pun dengan mudah dapat kami temukan di pasar Gandok dan kami pun memutuskan untuk segera berjalan pulang.

what a day.. olahraga pagi ini diisi dengan berjalan dari Gandok-Simpang Dago pulang balik, ditambah mengenal seluk beluk belanja ikan dan bumbu masakan.. haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: