Watergius's Journal

The world as I see it

angkot dan bualan, siapa sangka

Berdiri di simpang jalan Diponegoro-Dago, aku menunggu angkot Caheum Ledeng cukup lama. Angkotnya sendiri banyak yang lewat, cuma sudah pada penuh. Hingga akhirnya ada satu angkot, yang masih menyisakan satu tempat duduk buatku, walaupun tepat di pinggir pintu.

Memasuki jalan Taman Sari (setelah melewati jalan Cikapayang) ada hal yang cukup berbeda. Pertama, tidak ada kemacetan parah seperti yang biasa ditemukan di hari2 minggu sebelumnya. Kedua, terdapat sejumlah tentara yang berjaga-jaga di pinggir jalan, yang ternyata disebabkan oleh kedatangan Pak Presiden.

Sampai di kebun binatang semua penumpang angkot itu turun, menyisakan aku sendirian di bangku belakang dan seorang bapak di bangku depan, di samping pak supir. Angkot pun segera melaju. Ternyata di sepanjang jalan Taman Sari dekat dengan kebun binatang tidak ada parkir liar kendaraan seperti yang biasa juga ditemukan di minggu2 sebelumnya. Sebagai gantinya, kini lokasi parkiran yang berada di dekat BATAN yang menjadi kepenuhan, hingga tidak dapat menampung kendaraan lagi. Bila ada hal yang bisa kusimpulkan, maka aku akan katakan bahwa parkir liar kendaraan di sepanjang Taman Sari di dekat kebun binatanglah yang menjadi salah satu penyebab kemacetan selama ini.

Mendekati pintu masuk Sabuga ITB jalanan mulai macet yang disebabkan banyaknya jumlah kendaraan. Ternyata di Sabuga sedang ada pertemuan salah satu partai atau organisasi dan kebetulan pagi itu acara pembukaannya akan dipimpin langsung oleh Pak Presiden. Pantesan saja polisi dan tentara banyak di sepanjang jalan.

Angkot yang merayap perlahan membuat bapak yang duduk di depan itu memulai pembicaraan dengan sang supir. Dan aku, yang kebetulan tidak tahu mau melakukan apa, memutuskan untuk menjadi pendengar yang baik.

Pembicaraan mereka dimulai dengan menanyakan daerah asal masing-masing. Ternyata, pak supir itu berasal dari Medan dan bermarga Sitompul. Lalu, mulailah mereka membicarakan daerah di Sumatera Utara.

Tidak tahu siapa yang ngomong duluan, namun aku dengar bapak yang duduk di depan tadi mengatakan (atau menyimpulan ya) kalau Brastagi itu dekat Tarutung.. @@. Jauh amat itu Pak, kataku dalam hati. Lalu, pembicaraan mereka beralih ke politik, tepatnya ke seorang sosok dalam partai politik, Ruhut Sitompul. Iya, Ruhut Sitompul yang sepertinya sering masuk ke media massa itu..

Bapak supir tadi mengatakan kalau dia itu masihlah kerabat dekat dengan Ruhut Sitompul (RS). Nenek mereka kakak adik kalau menurut penuturan dia. Si pak supir itu bahkan sampai bercerita sedikit tentang ayah RS yang ternyata berasal dari Medan juga… well, terlepas dari cerita bapak itu benar atau tidak, aku tetap mendengarkan mereka walaupun aku mulai tidak nyambung lagi dengan apa yang mereka bicarakan..

Banyaknya kendaraan membuat jalanan macet hingga ke Babakan Siliwangi, dekat pintu masuk kendaraan ke Saraga ITB. Tentara dan anggota partai/organisasi, itulah yang tepat menggambarkan kedua kelompok orang yang berada di situ.

Ada kejadian yang unik yang membuatku tertawa saat angkot melintas di daerah itu. Jadi ada beberapa orang anggota partai/organisasi yang kebetulan berdiri di belakang dua orang tentara dan kebetulan salah seorang dari anggota partai/organisasi itu membawa kamera SLR. Dari interaksi mereka dan senyum si tentara, sepertinya para anggota partai/org tadi meminta dua orang tentara tadi untuk berfoto dengan mereka. Dengan semakin menjauhnya angkotku dari tempat itu, aku pun hanya melihat sekilas bagaimana beberapa orang anggota partai/organisasi lainnya turut bergabung dengan mereka. Sepertinya berfoto dengan tentara itu adalah salah satu hal yang cukup menarik menurut mereka..

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: