Watergius's Journal

The world as I see it

cobalah maka kau akan tahu

Terkadang yang perlu kita lakukan hanyalah mencobanya, sama seperti yang dikatakan oleh sebuah ungkapan, “Belum dicoba ya belum tahu”. Dan inilah yang kulakukan pagi ini..

Selasa malam, pintu menuju balkon kamarku entah kenapa tiba-tiba saja rusak. Kuncinya tidak bisa ditarik keluar maupun diputar. Padahal, saat itu pintu masih dalam keadaan terkunci.

Pagi ini, dengan bersinarnya sang mentari, aku pun memulai usaha untuk membukanya. Ide pertama yang muncul adalah mendobrak pintunya… tentunya setelah engsel pintunya dibuka terlebih dahulu. Untunglah engselnya berada di dalam kamar sehingga dapat segera dibuka. Yaaa, walaupun dengan penuh perjuangan juga sebab engsel tersebut telah berkarat..

Engsel pintu telah dibuka, kini tinggal cara mendobraknya. Karena arah terbukanya pintu adalah ke dalam kamar, maka pintu haruslah didobrak dari luar kamar alias dari balkon itu sendiri, dan ini menjadi masalah utama. Dengan berbagai ide yang melintas di pikiran, akhirnya diputuskan bahwa cara satu2nya untuk melakukannya adalah dengan memanjat menuju ke balkon tersebut.. Aku baru saja ingin mencobanya, namun segera mengurungkan niat itu setelah mempertimbangkan gaya normal yang akan kuhasilkan terhadap pijakanku menuju ke atas..šŸ˜¦

Untunglah pertolongan segera datang. Salah satu teman kosanku yang kuperkirakan jauh lebih ringan dari aku pun bersedia melakukan tugas berbahaya itu–memanjat melalui genteng menuju ke balkon. Dengan langkah yang cekatan bak seorang akrobatik, dalam waktu singkat dia telah berada di balkon kamarku. Kini tiba saatnya mendobrak pintu tersebut.

Hantaman demi hantaman…tendangan demi tendangan pun dilakukan ke pintu tersebut dan hasilnya nihil. Selain suara ribut yang dihasilkannya, tidak ada tanda-tanda bahwa pintu itu akan segera lepas dari engselnya. Dan saat itulah aku kebetulan melihat kunci cadangan untuk pintu ini yang terletak di atas meja di sampingku.. Bagaimana kalau pintu itu coba dibuka dengan kunci yang sama dari arah yang berlawanan, pikirku dalam hati, sambil segera berlari ke luar untuk melemparkan kunci cadangan tadi ke temanku yang sedang berjuang di atas balkon..

Salah seorang teman kosanku yang lain mengatakan bahwa hal itu tidak mungkin bisa dilakukan sebab masih ada kunci lain yang menempel di pintu. Dan temanku yang sedang berjuang di balkon itu juga berpendapat seperti itu. “Tapi tidak ada salahnya dicoba juga”, kataku kepada mereka.

Beberapa menit kemudian pintu itu pun berhasil dibuka. Cara yang sebelumnya diragukan itu ternyata menjadi satu-satunya cara yang ampuh, selain merusak pintunya tentunya. Kini aku dapat mengatakan bahwasanya ungkapan “Belum dicoba ya belum tahu” itu adalah benar adanya..šŸ™‚

menit-menit terbukanya pintu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: