Watergius's Journal

The world as I see it

dari Samurai Showdown hingga Ciater

Selasa, 30 Agustus 2011

***

+ Pukul 10.00 WIB, janji di buat untuk kumpul di kosan Okta, untuk berangkat bareng ke Bandung Tree Top.

-> Pukul 10.10 WIB, yang ada masih hanya aku doang

-> Beberapa menit berikutnya, Julius datang, lalu Pratama, disusul Nando, …. dan terakhir Desi

-> Sambil menunggu yang lain, kosan Okta berubah menjadi “game station”

Samurai Showdown

dari kiri-kanan: Julius (menang beberapa kali), Nando (jagoan dgn karakter favoritnya: TamTam), Astrid (hampir menang di game ini, tapi selalu menang di game fighter selanjutnya), Agus (tidak ada harapan dalam game ini sama sekali), Marbun (sepertinya dia juga hampir menang)

+ lewat dua jam dari waktu yang disepakati akhirnya mereka berangkat juga.. inilah wajah-wajah bahagia itu di dalam angkot.. sesuatu bangat ya.. haha

di angkot Caheum Ledeng

+ H-1 lebaran membuat jalanan Bandung hari itu macat parah.. Setengah jam lebih kami di dalam angkot dan itu pun baru sampai ke terminal Ledeng. Sambil menunggu angkot menuju Lembang,  setelah terlebih dahulu berselisih paham dengan beberapa orang yang menawarin bus langsung ke Ciater (pdhl kami bukan pingin ke Ciater), inilah wajah-wajah mereka..

bergaya di depan terminal Ledeng

+ Angkot Lembang pun datang dan kami segera masuk. Tidak muat sebenarnya untuk dapat duduk nyaman, namun agar segera berangkat, kami pun memaksakannya….

Tak terasa Lembang sudah sampai. Julius, yang kebetulan duduk di bangku depan, setelah berkonsultasi dengan sang supir dan sepertinya kurang berkonsultasi dengan beberapa dari kami, akhirnya melakukan deal dengan sang supir untuk langsung mengantar kami ke Bandung Tree Top (tempat tujuan kami).  Ongkosnya cukup lumayan dan itulah yang membuat sebagian dari kami agak “merungut”, belum lagi hujan yang tiba-tiba turun cukup deras..😦

Namun, dengan kehadiran sang EO Hedon, Bernando Bonatius, suasana itu pun segera teratasi. Dan dengan semakin dekatnya kami ke tempat tujuan, hujan pun perlahan-lahan reda.. horeee..

+ Jam 14.00 WIB kami sampai di Bandung Tree Top (BTT). Waktu bermain adalah selama 2,5 jam, yang berarti bahwa kami harus masuk paling telat setengah 3. Kondisi saat itu adalah perut masih kelaparan dan kita belum memakai pakaian bermain.

+ Dengan mengatur suasana seperti lagi terburu-buru (emang terburu-buru sih), kami pun makan dengan beralaskan alam..

makan dengan beralaskan pohon

+ 15 menit sebelum pukul 14.30 kami telah berjalan menuju pintu masuk BTT.. Masih cukup waktu untuk satu dua foto ni sepertinya..

menuju pintu masuk BTT

-> Julius (dengan gaya… ???), Nando (antara sadar ada kamera atau pura-pura cuek), Astrid (untung masih sempat menghadap ke kamera), Tama (cool abiss), Agus (no comment)

+Waktu bermain hampir 2,5 jam di BTT sepertinya sudah di atur sebab tanganmu pasti akan terasa sakit, kakimu juga, dan tenagamu untuk memanjat sepertinya sudah terkuras.. Ini adalah salah satu tantangan di level 4 yang kami beri nama “Tapal Kuda”.

tantangan Tapal Kuda

Bila kau hanya sampai level 4, tantangan ini sepertinya yang paling sulit. Namun, bila kau sampai melewati level 5, kau akan tahu bahwa ada yang lebih sulit lagi daripada itu..

+ Hampir pukul 5 sore, BTT pun hampir tutup dan sepertinya tinggal kamilah pengunjung di tempat itu. Saat sedang berada di atas pohon, bersiap untuk melakukan Tarzan Jump ketigaku, hujan deras turun.. Buatku, cara paling cepat untuk turun adalah dengan melakukan lompatan itu dan itulah yang kulakukan.. oh man.. kau harus mencobanya saat hujan2 seperti ini..

Sementara itu, buat beberapa temanku yang lain, mereka terpaksa harus bergerak mundur, tentunya dengan resiko diguyur hujan lebih lama lagi..

COOL = DINGIN

wajah sangar para penakluk level 5

**

Perjalanan di BTT berakhir dengan semakin redanya hujan. Kini saatnya melanjutkan perjalanan ke Ciater.. Setelah hampir 4,5 tahun di Bandung akhirnya aku ke Ciater juga… haha

+ inilah wajah-wajah kumul sebelum berendam

mau masuk Ciater

+ dan inilah wajah-wajah agar segar setelah berendam cukup lama

keluar dari pemandian Ciater

-> KESIMPULAN

kombinasi badan lelah dan lecet maupun luka dengan berendam di air panas sangatlah sesuai..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: