Watergius's Journal

The world as I see it

Mengapa Mempekerjakan Sarjana dan Bukan Seseorang yang Telah Memiliki Pengalaman Kerja ?

tulisan ini telah dikirim untuk mengikuti lomba menulis “Fly to Your Dream Job” yang diadakan oleh JobStreet Indonesia dan hak cipta telah ada pada mereka..

***

Seseorang yang telah memiliki pengalaman kerja adalah seorang sarjana juga. Bedanya hanyalah dia telah lulus dari bangku kuliah dan bekerja lebih dulu. Dan kini, saat melamar suatu perusahaan bersama-sama dengan seorang sarjana yang baru lulus, dia memiliki nilai lebih yang dikenal dengan nama pengalaman. Karenanya, sepertinya lebih tepat jika kita mengubah sudut pandangnya menjadi: “Mengapa memilih sarjana yang baru lulus kuliah dan bukan sarjana yang telah memiliki pengalaman kerja?”.

Selain masalah biaya yang dikeluarkan tentunya, sebab gaji sarjana yang baru lulus (fresh graduate) biasanya jauh lebih rendah dibandingkan dengan orang yang sudah memiliki pengalaman, ada beberapa hal lain yang menjadi pertimbangan. Beberapa hal yang lain ini aku analogikan seperti sebuah kendaraan dan spare parts­-nya.

Kendaraan itu adalah ibarat sebuah perusahaan, yang bekerja untuk mengantarkannya ke tujuannya masing-masing. Sementara itu, spare parts­-nya tadi adalah pegawai maupun karyawan di perusahaan tersebut. Kendaraan A misalnya, memiliki spare part yang bekerja sangat maksimum padanya, yang dikarenakan kehandalannya tadi telah meningkat seiring dengan waktu. Lalu, pemilik kendaraan B, yang dikarenakan ketertarikannya untuk segera meningkatkan kinerja kendaraannya, memutuskan untuk membeli spare part kendaraan A tadi untuk menjadi miliknya. Ada dua kemungkinan: kehandalan kendaraanya akan meningkat sama seperti kendaraan A atau kehandalannya akan tetap dan bahkan menjadi lebih buruk.

Walaupun spare part yang dipindahkan tadi sama fungsinya, namun kerja yang telah dilakukannya di kendaraan A mulai tahun-tahun awalnya membuatnya lebih mengenal dan telah “menyesuaikan diri” untuk bekerja di kendaraan itu. Sehingga, saat dia dipindahkan ke kendaraan B, yang masih terbawa olehnya adalah situasi dan lingkungan kerja dari kendaraan A. Spare part tadi mungkin dapat menyesuaikan diri dengan kedaraan B, namun hal ini akan butuh waktu lagi. Dan belum tentu kinerjanya juga akan serupa. Karenanya, terkadang lebih baik untuk membeli spare part yang baru dan mengasah kinerjanya sesuai dengan keinginan kita.

Disamping hal di atas, masih ada beberapa hal lagi yang menjadikan fresh graduates adalah pilihan tepat, misalnya mereka masih memiliki ide dan cara pandang yang segar dari kehidupan perkuliahan untuk dibawa masuk ke dalam perusahaan, mereka juga memiliki antusiasme yang tinggi, serta, mereka masih muda, energik, dan semangat untuk belajar dan membuktikan diri ke perusahaan. Karenanya, memiliki seorang fresh gradute dalam banyak kesempatan adalah jauh lebih baik dibandingkan dengan memilih orang yang telah memiliki pengalaman.

**

Agus Praditya T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: