Watergius's Journal

The world as I see it

serasa seperti sidang dan praktikum (lagi)

Selasa, 17 Januari 2012

***

Siang itu, beberapa jam sebelum waktu yang ditentukan, aku telah tiba di Perkantoran Hijau Arkadia. Wow, sungguh sebuah perkantoran yang asri dan keren, pikirku, sambil berjalan menuju gedung yang telah ditunjuk oleh pak satpam di pintu gerbang masuk.

Setelah melapor ke bagian resepsionis, aku pun disuruh menunggu sebab saat itu memang jamnya istirahat. Aku pun melihat sekelilingku secara sekilas dan menemukan spot itu. Sebuah tempat duduk di lorong penghubung antara gedung tempatku berada sekarang dengan gedung di sebelahnya. Tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu menunggu dengan membaca, pikirku.

Bila kota Jakarta selalu kuidentikkan dengan udara yang panas, tentu saja terkecuali di tempat-tempat yang memiliki AC, maka tidak di tempat ini. Lorong penghubung itu berbentuk balok yang dilapisi kaca-kaca berwarna biru muda transparan dan memiliki total empat pintu yang menghubungkan sisi yang satu dengan yang lainnya. Dan mungkin karena desain inilah tempat itu begitu adem, dan bahkan cukup sejuk sebab angin bertiup cukup kencang juga. Akhirnya sejam lebih pun tidak terasa telah berlalu..

**

Di ruang tunggu lantai delapan gedung itu aku duduk manis menunggu (lagi), menunggu saatku tiba untuk diwawancara. Sembari menunggu aku berusaha menyibukkan diri dengan menebak aksen bahasa Inggris yang digunakan dua orang cewek bule yang baru saja masuk lewat pintu di dekatku. Hmm, pasti itu aksen Inggris, kataku sambil menggumam. Well, sebenarnya tidak ada cara untuk memastikannya juga sih sebab aku tidak senekat itu untuk menanyakannya langsung ke mereka. Lagipula, aku baru saja disuruh masuk ke ruang wawancara..

Technical Interview kali ini dipimpin oleh dua orang. Yang satu lebih senior dari yang satunya, aku mencoba menebak-nebak. Dan tentunya sangatlah mudah menebaknya, kau tahu kenapa?

Interview dimulai dengan pertanyaan yang memintaku untuk menceritakan tentang diriku kepada mereka. Dan kemudian dilanjutkan dengan menceritakan tugas akhirku. Sebenarnya mereka menanyakan pertanyaannya kepadaku dalam bahasa Indonesia. Namun, kemarin sore, saat aku ditelepon yang mengatakan hari ini akan wawancara, si mbak HRD-nya bilang semuanya bakalan dalam bahasa Inggris. Jadi, aku malah berpikir ini semacam tes juga sehingga aku pun menjawab dalam bahasa Inggris. Awalnya sih mereka oke-oke saja dan bahkan merespon dalam bahasa Inggris juga hingga akhirnya mereka memintaku untuk menggunakan bahasa Indonesia saja.. :)  Oh, berarti bila saja aku menggunakan bahasa Indonesia dari tadi juga sebenarnya tidak apa-apa toh, pikirku..

Ini adalah technical interview kedua yang kujalani selama banyak kali melamar pekerjaan. Pada interview-ku yang pertama aku hanya diberi beberapa soal-soal mendasar tentang listrik dan mekanika dalam selembar kertas lalu diberikan waktu beberapa menit untuk menyelesaikannya. Aku masih ingat bentuk soal-soalnya sehingga saat ditelepon kemarin sore, pelajaran yang kuulang pun tak jauh beda dari hal-hal itu. Namun ternyata, aku salah besar..😦

Pada interview kali ini aku diminta berdiri di depan mereka di dekat tumpukan kertas-kertas yang didirikan menyerupai papan tulis lengkap dengan spidol di tanganku. “Pertanyaan pertama,” kata bapak itu, “coba jelaskan apa yang kamu ketahui tentang trafo?”. Oke, aku benar-benar kelabakan sekarang. Dengan berusaha keras mengumpulkan kepingan-kepingan pelajaran yang kuambil hampir dua tahun yang lalu itu, sedikit demi sedikit pun aku mulai menjelaskannya kepada mereka. “Oke, bagus,” kata bapak itu dan aku pun tersenyum lega. “Sekarang coba jelaskan tentang ini….. ,” dia pun melanjutkan.

Pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan beliau pun membawaku kembali ke masa lalu saat masih berada di tingkat dua maupun tiga. Mulai dari pelajaran tentang analisis gangguan di jaringan, tentang pentanahan, tentang saluran transmisi, tentang rekayasa termal, tentang mekanika fluida, dan bahkan dia memintaku menggambarkan one line diagram yang sepertinya sama sekali tidak pernah kuketahui gimana cara menggambarkannya secara benar. Sungguh pengalaman saat itu mirip dengan keadaaan saat praktikum power di lab konversi maupun saat sidang tugas akhir. Mengapa tidak, keadaannya cukup tegang dan taruhannya cukuplah besar..😦

Satu setengah jam pun tak terasa telah berlalu dari durasi waktu yang seharusnya hanya satu jam saja. Aku senang ianya telah berakhir, namun cukup sedih tidak dapat memberikan yang terbaik. Jika saja aku membaca dan mengulang-ulang pelajaranku saat kuliah dulu, pasti aku tidak akan merasa malu seperti saat itu.. Dan ada satu hal yang sepertinya akan selalu kuingat, ucapan bapak yang mewawancarai aku itu saat wawancara telah berakhir. Dia berkata ” banyak-banyak berdoa aja ya,” sambil terseyum yang akhirnya aku balas dengan senyuman juga.. hahaha

***

 

 

 

 

7 responses to “serasa seperti sidang dan praktikum (lagi)

  1. theloenkz January 20, 2012 at 2:37 pm

    wah mantep, abis tes di mana gus?? nampaknya perusahaan yang sangat technical sekali ya…hehe

  2. theloenkz January 24, 2012 at 7:21 am

    iya gus…. haha…

    wah BP tesnya begitu ya… gajadi daftar deh awak, haha…

    siapa lagi gus yg udah tes BP?

  3. theloenkz January 24, 2012 at 11:11 am

    halah, nyindir nih namanya… T_T hehe….

    oh itong udah interview user juga gus?? mantap lah….

    itu 3 minggu on 3 minggu off ya gus ntar kerjanya? ato dikantor?

    • watergius January 25, 2012 at 6:38 am

      tidak ada maksud seperti itu bro..😀
      wah, gw kurang tahu jg Lung itong dah interview apa blm..
      kl jadwal kerjanya, gw jg blm tahu.. blm ada nanya.. hasil yg minggu lalu aja blm ada kabar sampai sekarang.. hehe

  4. theloenkz January 26, 2012 at 1:46 pm

    oh gitu…. oke lah guz.. kata abang ane 3 on 3 off, work hard play hard bgt tuh, asik…

    kalo udah kabar bales komen ini ya gus, hehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: