Watergius's Journal

The world as I see it

Wawancara, Feeder Busway, dan Demo

Jakarta, 26 Januari 2012

***

“Kalian akan mulai wawancaranya pukul 07.00 WIB, namun pewawancaranya meminta kalian untuk hadir sejam sebelumnya,” kira-kira begitulah pengumuman yang aku dapat dari HRD salah satu perusahaan yang aku ikuti tesnya. Dan karenanya, sekitar pukul 06.00 WIB, aku telah tiba di tempat yang ditentukan, Hotel Mulia Senayan.

Entah karena katrok atau emang akunya gak pernah dengar (apalagi nginap.. hehe), Hotel Mulia di bayanganku tidaklah semegah ini. Yaa, paling-paling semacam hotel biasalah. Tapi ternyata, ini tuh hotel bintang lima. Kebayang kan gimana hotel bintang lima? Toiletnya mewah banget boo dan wangi lagi. Aku aja betah banget nyamperin tuh toilet berulang kali.. haha.

**

Interview pertamaku berlangsung sekitar hampir dua jam dengan seorang user yang sudah cukup tinggi jabatannya di perusahaan yang aku lamar itu. Saat mendengar interview user, yang terbayang di benakku adalah hal-hal yang berbau teknis (belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya) dan tentu saja menyangkut perusahaan itu sendiri. Namun, bapak ni boleh dibilang cukup berbeda. Dia mengatakan kalau dia itu ingin mengenal kami (para pelamar) secara lebih baik sehingga dia tidak terlalu tertarik dengan hal-hal yang berbau teori. Wah, saya juga setuju Pak, saya berkata dalam hati..šŸ™‚

Mulailah bapak itu bertanya secara mendetail tentang latar belakangku, tentang kegiatanku, tentang hobi, dan tentu saja tentang alasan memilih perusahaan mereka. Tak hanya itu, beliau juga bercerita tentang gimana dia sudah sangat sering keliling-keliling ke luar negri, bahkan sampai ganti paspor 3 kali karena telah penuh tuh paspor dengan visa berbagai negara. Namun, ada satu hal yang sangat aku ingat yakni tentang gimana beliau punya pengalaman kurang menyenangkan dengan para alumni ITB. Beliau mengatakanĀ  kalau alumni ITB itu tidak loyal dan seperti kutu loncat. Dan saya pikir, bukan tanpa alasan beliau berkata seperti itu. Ternyata, menurut penuturan beliau, dulu tuh dia punya bawahan anak ITB. Beliau menaruh harapan besar ke si anak ITB nih untuk mengepalai sesuatu divisi sehingga dia telah ditraining ini dan itu bahkan sampai ke luar negeri. Namun, selesai training dan dia telah dapat sertifikat, si anak ITB tuh langsung resign dan pindah ke perusahaan lain. “Gimana gak kesal,” beliau berkata…Ā  Kejadian itu terjadi tahun 2003 dan karenanya beliauĀ  sempat “ngambek” selama beberapa tahun kepada anak ITB.šŸ˜¦

Selesai interview pertama aku harus menunggu selama beberapa jam sebelum melanjutkan ke interview terakhir. Interview terakhir (kedua) ini sebenarnya sama-sama dengan user, hanya saja kali ini yang ngeinterview ada dua orang. Dan ternyata, yang ditanya adalah tentang kepribadian dan latar belakang kita juga secara mendalam, termasuk prinsip-prinsip kita. Hanya saja, dalam interview ini mereka memintaku untuk menjelaskannya di dalam bahasa Inggris..Yaa, mungkin sekalian ngecek keahlian kita menggunakan bahasa internasional ini kali ya..

**

Sekitar pukul 15.00 WIB aku pun meninggalkan Hotel Mulia untuk melanjutkan perjalanan menuju Grand Lucky di daerah SCBD untuk mengambil travel menuju kota Bandung. Dari hasil pengamatanku lewat google maps beberapa hari sebelumnya, aku tahu kalau tempat yang ingin kutuju itu tidak terlalu jauh dari sini. Hanya saja, opsi untuk berjalan kaki sepertinya tidak masuk hitungan. Sempat aku terpikir untuk naik taksi, cuma, mengingat kondisi Jakarta yang suka macet, sepertinya opsi itu akan membuatku menghabiskan duit yang cukup lumayan. Karenanya, aku pun mencoba untuk menggunakan feeder busway yang ternyata lewat di depan Hotel Mulia itu.

Feeder Busway pada dasarnya bertujuan untuk mengantar penumpang ke halte busway terdekat. Hanya saja, si feeder ini juga tidak berhenti di sembarang tempat, melainkan memiliki haltenya tersendiri. Selama perjalanan, hanya aku seorang penumpangnya. Bahkan aku sampai di suruh pindah ke feeder lain yang sedang ngetem di salah satu halte sebab feeder yang sedang kunaiki ini sepertinya ingin gantian ngetem, atau istirahat sih tepatnya. Bosan juga sih sepertinya kerja mereka. Apalagi menurut penuturan petugas feeder tersebut, kondisinya emang selalu sepi seperti ini, tak peduli itu mau jam padat atau gak. Mungkin karena feeder ini masih beroperasi selama empat bulan kali ya sehingga kurang dikenal orang… Dan akhirnya, setelah beberapa menit dan dengan biaya Rp 6.500 (Rp 3000 untuk jasa feeder dan Rp 3500 untuk tiket busway nantinya), aku pun berhasil sampai ke tempat tujuanku, halte Polda.

**

Pukul 16.15 WIB travelku telah meninggalkan daerah SCBD. Seharusnya, menurut perkiraanku, sekitar pukul setengah 7 kurang kami akan sampai di Bandung. Namun, ada satu hal yang luput dari analisisku tadi, “faktor hal tak terduga”. Siapa yang tahu kalau ternyata tol Cikampek sedang diblokir sebab ada demo @_@. Akhirnya, dengan dikoordinasi petugas kepolisian, travel yang kunaiki pun keluar dari pintu tol Cibitung dan disuruh berjalan memutar untuk melewati daerah diadakannya demo (sekitar km 31 kalau dari berita yang kubaca di internet).

Bila selama ini saat melintasi jalan tol Jakarta-Bandung aku hanya membaca papan petunjuk nama-nama daerah seperti Lemah Abang, Cikarang, dan Karawang, maka kali ini aku benar-benar telah melewatinya. Ternyata pemblokiran jalan tol itu ada hikmahnya juga.. hehe.. Kini, rasa penasaranku akan daerah-daerah itu pun terjawab sudah..

Setelah hampir dua jam melewati daerah-daerah tadi, travel yang kunaiki pun kembali ke tol Cipularang, tepatnya di sekitar Km 50. Kini, aku pun bisa tidur dengan tenang sembari menunggu terlihatnya pintu Tol Pasteur .

***

 

 

 

 

3 responses to “Wawancara, Feeder Busway, dan Demo

  1. theloenkz January 28, 2012 at 3:05 am

    weh, user mana lagi nih gus? mantap kali…

  2. theloenkz January 28, 2012 at 5:06 pm

    yup, si bro jg digituin kok, makanya sekarang schneider ada kontrak 2tahun, hehe….

    makanya kita juga perlu introspeksi sebenernya, jangan asal ngelamar, ngelamar bener2 yg kita minati… dan jangan gengsi juga kalo ga dapet oil&gas :p hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: