Watergius's Journal

The world as I see it

tomodachi, dua hari itu tak terlupakan (2)

Aku belajar untuk menjadi temanmu, bukan hanya dengan bahasa, namun juga dengan pengertian. Kau tidak tahu bahasaku, aku juga begitu. Bahasa Inggris, kita sama-sama belajar…

***

Bulan Maret.. Ada satu hal yang kutunggu-tunggu pada bulan itu, teman-teman baru dari Jepang. Sama seperti tahun lalu (kisah tahun lalu) dan tahun sebelumnya, bulan Maret ini teman-teman dari Shizuoka University juga akan datang berkunjung ke Bandung…

Hari pertama kuajak kalian melihat-lihat kampus ITB. Tak banyak yang bisa dilihat sebenarnya, hanya bangunan dengan gayanya sendiri dan mahasiswa/i yang berkumpul di sana dan sini untuk sekadar mengobrol maupun mengerjakan sesuatu. Tak sampai setengah jam sepertinya aku telah mengajak kalian untuk berjalan melihat-lihat kampus Ganesha ini. Bingung harus ke mana lagi, aku pun mengajak kalian untuk melihat-lihat souvenir ITB.

Di toko souvenir inilah terjadi hal yang tak terduga. Baba yang telah selesai membeli souvenir kebetulan berada di depanku dan bercerita tentang bagaimana dia pernah diberi hadiah T-shirt ITB oleh kakaknya yang datang tahun lalu ke ITB untuk mengikuti seminar. Dan ternyata seminar itu adalah seminar yang sama yang kuikuti juga, IUES 2011 , yang merupakan kerja sama antara ITB dengan Toyohashi University of Technology (TUT). Dan kakaknya Baba, tentu saja aku kenal.

“This world is so small, ” she said. Aku pun setuju dengan dia. Mengingat kakaknya yang berkuliah di TUT dan dia yang berkuliah di Shizuoka University, tak pernah terpikir olehku kalau mereka kakak adik, yaa, walaupun nama keluarganya sama, Baba. “It’s indeed small, ” I said later, sambil tertawa masih terheran-heran.

Tahun lalu aku mengajak teman2 dari Shizuoka University bermain voli melawan mahasiswa ITB, namun tahun ini mereka lebih banyak yang minat bermain basket sehingga itulah yang kami lakukan, sembari menunggu waktu untuk makan siang.

merayakan kemenangan melawan tim Yuhei

Sebagai seseorang dengan postur tubuh tinggi dan suka bermain basket, permainan menjadi sedikit menyenangkan buatku, dan bahkan menjadi top scorer.. hehe. Gomen ne..

**

Pada hari terakhir kalian di Bandung, aku menemanin kalian menyusuri jalan sepanjang Dago Pojok hingga Curug Dago. Sekolah Alam yang dulu aku kunjungi bersama senpai kalian menjadi salah satu spot yang aku tunjukkan kepada kalian juga. Bila tahun lalu sekolah ini tutup karena kami datangnya hari Sabtu, maka kini kalian lebih beruntung sebab kita datang pada hari Rabu..

ke sekolah alam Bandung

Di tengah ramainya anak-anak yang bermain sambil belajar, termasuk berkenalan dengan kalian, ada satu hal yang menarik perhatianku, sarana bermain di tempat itu. Tahun lalu saat berkunjung ke tempat itu, sarana bermain di situ masih bagus, termasuk jungkat-jungkit yang masih sempat kami gunakan. Kini, keadaannya sangat jauh berbeda. Sayang sekali, pikirku.

kondisi sarana bermain di sekolah alam (sekarang)

**

Sorenya kita mengadakan farewell party, farewell party yang penuh tawa dan kesan.. dan tentu saja, dengan banyaknya foto-foto tentunya..

sampai ketemu lagi, teman

Oh ya, karena kebetulan hujan masih turun dan keberangkatan mereka tinggal sejam kurang dari waktu saat selesainya farewell party, aku dan beberapa orang teman Indonesia pun memutuskan untuk menunggu sampai mereka benar-benar berangkat. Menunggu sambil mengambil foto-foto terakhir, termasuk foto seorang pemalu dari Indonesia yang pingin berfoto juga dengan seorang pemalu dari Negeri Sakura..😀

sayounara

***

Bandung, 6-7 Maret 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: