Watergius's Journal

The world as I see it

Ambon Manis e ….

10 – 12 Mei, 2013

***

Kota keberangkatan  :  Makasar (sebenarnya sih Sorowako)

Kota tujuan                   :  Ambon

*

Pukul 9.45 pagi, pesawat yang kami naiki pun lepas landas dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Bandara Pattimura dengan waktu tempuh 1,5 jam. Setibanya di Ambon, kita pun segera menuju ke tempat tepat sebelum pintu keluar.

Bandara Pattimura berada di luar kota. Butuh waktu sekitar satu jam-an untuk mencapai kota dari bandara ini. Ada beberapa alternatif transportasi yang dapat digunakan, mulai dari angkot, bus Damri, dan taksi (yang dalam hal ini berarti mobil rental, lengkap dengan supirnya).

Jika kamu ingin naik Damri, begitu keluar pintu kedatangan langsung saja belok kiri dan berjalan lurus. Tidak jauh dari luar pintu kamu akan menemukan loket dan bahkan bus Damri tersebut parkir. Namun, jika kamu terlihat kebingungan begitu keluar pintu, akan banyak supir2 taksi yang akan menawarkan taksi mereka kepadamu. Tarifnya bervariasi, namun 150 ribu rupiah adalah harga yang paling murah untuk sampai ke pusat kota.

Dan buat kami bertiga, tujuan kami bukanlah pusat kota, melainkan Santai Beach di Latuhalat yang jaraknya lebih jauh lagi dari pusat kota. Berapa biaya yang kami keluarkan? 150 ribu. Yup, harga yang murah bila dilihat dari segi jarak tempat tujuan kami.

Fery adalah nama supir yang menemani kami selama tiga hari berada di Ambon. Setelah sehari sebelum  berangkat ke Ambon kita berusaha mencari-cari supir dari internet, kita akhirnya menemukan Bung Fery ini. Untuk menemani keliling Ambon seharian dia mengenakan tarif 400 ribu, sudah termasuk bensin dan parkir. Sementara itu, untuk biaya dropoff, dia awalnya menawarkan 200 ribu. Namun, setelah kita nego lagi, kita pun sepakat di harga 150 ribu.

*

Karena kami mengejar waktu untuk bisa melakukan dua kali penyelaman, kami pun berusaha untuk sampai secepat mungkin di Blue Rose Divers (BRD) di Latuhalat. Dengan kondisi geografis Ambon yang dibelah oleh teluk, menggunakan feri penyebrangan menjadi alternatif yang paling baik untuk sampai lebih cepat. Biaya untuk sekali menyebrang adalah 20 ribu untuk mobil, dan itu pun sudah termasuk ke dalam biaya yang ditanggung Bung Fery ini.

*

Akhirnya kami pun tiba di BRD dan langsung disambung oleh Bung Henry (CP BRD) dan Bung Frengki (dive master) kami.

Waktu kedatangan kami untuk melakukan penyelaman di tanggal seperti ini kurang tepat. Kata mereka, waktu yang tepat untuk menyelam di Ambon itu adalah dari September ke April, di saat cuaca lebih bersahabat. Dan memang benar, sore itu di lautan lepas di depan BRD emang sedang kencang sekali ombaknya. Karena itu, kita pun dibawa untuk menyelam di daerah Teluk Ambon.

*

Pemandangan bawah laut di Teluk Ambon memang cukup bagus, namun tidak sebagus kalau kita bisa menyelam di daerah pesisir pantai selatannya Pulau Ambon. Namun, tidak apa-apalah, yang penting kami masih bisa menikmatinya..🙂

Selesai menyelam kita pun segera kembali ke BRD dan menginap di situ semalam dengan biaya 450 ribu untuk tiga orang – sudah termasuk pisang goreng, makan malam, dan sarapan.

makan malam di BRD

makan malam di BRD

**

Dan keesokan harinya, sekitar pukul setengah 10 Bung Ferry datang menjemput dan itinerary kami pun kira-kira seperti ini:

sunrise di Santai Beach (tadi pagi sebelum dijemput tentunya) -> pintu kota -> patung Christina -> Desa Soya -> Pantai Liang -> lihat belut raksasa -> makan durian Ambon -> Tanjung Setan -> dan makan malam ikan bakar.

*

DSC_2193

sunrise di Santai Beach

DSC_2212

sunrise di Santai Beach (2)

DSC_2232

patung Christina menghadap kota Ambon

DSC_2247

Pantai Liang

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

lompat dari dermaga Pantai Liang

DSC_2257

belut jinak berukuran besar

DSC_2265

snorkeling di Tanjung Setan

**

Dan keesokan harinya, kami mencari sarapan nasi kuning yang katanya sangat enak. Setelah berjalan dari Hotel Amaris ke arah Mesjid Agung, kami pun menemukan penjual nasi kuning yang dimaksud. Dan ya, rasanya memang sangat nikmat.🙂

nasi kuning di Ambon

nasi kuning di Ambon

*

Setelah kenyang sarapan, kita pun melanjutkan perjalanan ke Lapangan Merdeka, Patung Pattimura, dan Gong Perdamaian. Tak butuh waktu lama untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut sebab lokasinya memang saling berdekatan.

DSC_2287

gong perdamaian

**

Pukul 11 kurang kita dijemput Bung Fery lagi untuk di antar ke bandara. Hanya sebagai informasi, sebenarnya bila Anda menginap di Hotel Amaris, pihak hotel juga menyediakan pengangkutan ke bandara dengan biaya antar sebesar 35 ribu per orang. Namun, karena kita telah merasa cukup akrab dengan Bung Fery ini, kita pun tetap menggunakan jasa dia saat akan diantar pulang.

***

13 responses to “Ambon Manis e ….

  1. bhellabhello May 20, 2013 at 10:06 am

    yaampun melting banget gus lihat pantainya biruuu banget

  2. Rika December 21, 2013 at 4:10 am

    Haii.. I found your blog when searching bout Ambon’s driver🙂 masih ada contactnya Pak Ferry ga?

  3. saffaa September 21, 2014 at 1:27 pm

    Minta no telp bung ferry itu bisa ga ya? Saya mau ke ambon juga nih. Thanks a lot

  4. shintadewi October 10, 2014 at 7:16 am

    mau cp nya pak ferry itu boleh ? terimakasih sebelumnya..

  5. nila October 20, 2014 at 8:23 am

    Thanks banget .

  6. 9Art TM November 1, 2014 at 4:24 pm

    cerita yang unik dan pengalaman pelesiran yang menyenangkan, jika anda membutuhkan sewa unit kendaraan di lain waktu anda bisa juga gunakan jasa http://www.pakodetiket.com, mksh..

  7. pakode November 3, 2014 at 7:17 am

    Cerita pelesiran yang menarik, mungkin lain kali bisa juga gunakan jasa kami untuk wisata kwliling kota Ambon, dan kota Masohi..via http://www.pakodetiket.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: