Watergius's Journal

The world as I see it

Operasi ACL – minggu I

Rabu, 19 Juni 2013

***

Pagi ini aku masih ngantor. Selain karena aku baru disuruh masuk ke rumah sakit jam 2-an, aku mikir ngapain juga lama-lama di rumah sakit, pasti bosan.

Akhirnya, setelah menyelesaikan setengah pekerjaan di kantor dan sudah sulit untuk fokus untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang ada, aku pun pamit dari bos aku dan beberapa teman kantor.

*

Berhubung aku tidak akan bisa lagi berjalan kaki saat akan pulang kantor untuk beberapa minggu (atau mungkin bulan) ke depan, siang itu aku pun memutuskan untuk jalan : menyusuri Jalan Sudirman, lewat di bawah kolong jembatan Semanggi, hingga akhirnya menyebrang dari jembatan penyebrangan Bendungan Hilir.

**

“Saya ingin lapor untuk rawat inap”, kataku kepada petugas yang berada di lobby rumah sakit Siloam. Setelah mengurus  dan menandatangani beberapa dokumen, aku pun diantar ke lantai 31 untuk memulai proses persiapan operasi keesokan harinya.

*

Sebelum dilakukan operasi, perlu dipastikan kalau kita dalam kondisi fit. Untuk itu, dilakukanlah serangkaian tes : EKG, pemeriksaan darah, serta rontgen.

ruangan rontgen di RS Siloam

ruangan rontgen di RS Siloam

Kamis, 20 Juni 2013

***

Inilah harinya, kataku dalam hati, beberapa menit setelah terbangun dari tidur. Kemudian, tak lama setelah itu, beberapa orang suster pun masuk ke ruangan dan memintaku mandi dulu dengan cairan antiseptik khusus (istilah rumah sakitnya microsil) agar setelahnya mereka dapat memasang infus di tanganku sebagai persiapan operasi.

microsil

microsil

*

dipasang infus - persiapan operasi

dipasang infus – persiapan operasi

Dan pukul 14.00 WIB operasi pun dimulai…

**

Begitu memasuki ruangan operasi, dinginnya ruangan dan bau obat pun berbaur menjadi satu. Setelah dibaringkan di meja operasi dan lampu-lampu terang operasi mulai dinyalakan, sedikit perasaan panik mulai menjalar ke dalam pikiranku. Lalu, tak lama kemudian, dokter anestesi pun masuk duluan. Dokter tersebut lalu menyuruhku untuk duduk dan membungkukkan badanku sambil memeluk bantal agar dia dapat menemukan bagian tertentu dari tulang belakangku tempat akan disuntikkannya obat bius tersebut. Yaa, mirip-mirip kayak wanita yang akan operasi caesar-lah kalau kata dokternya.

Awalnya punggungku disemprot dengan cairan antiseptik dingin. Lalu, si dokter tersebut menyuruhku menarik nafas dalam-dalam sambil dia mulai memasukkan jarum suntik tipis, tapi panjang, tersebut menembus kulit punggungku. Setelah sampai di posisi yang sesuai, dia pun memberitahuku kalau obatnya akan segera disuntikkan dan memintaku untuk menahan rasa sakitnya. Perlahan-lahan terasa sesuatu memasuki tubuhku, bercampur antara rasa sakit dan rasa dingin sebab sejak disuruh membungkuk tadi hingga saat ini aku tidak mengenakan sehelai baju pun di ruangan sedingin ini.

Tak lama kemudian seluruh obatnya telah disuntikkan dan aku pun dibaringkan dan dipasangkan selimut agar tidak kedinginan. Lalu, tak lama kemudian, kakiku mulai terasa kesemutan yang dimulai dari ujung jari hingga akhirnya menjalar ke seluruh tubuh bagian bawah. Dan, tak lama setelah itu, hal terakhir yang aku ingat adalah seorang doker memasukkan obat tidur ke saluran infusku sehingga saat aku bangun, tahu-tahu mereka sudah menjahit bekas operasiku dan mulai memasangkan perban dan pelindung lutut.

*

Tiga jam operasi dan hampir sejam pemulihan (di ruang operasi juga) dari yang semula aku pikir hanya 1,5 sampai 2 jam saja…

*

malam setelah selesai operasi

malam setelah selesai operasi

*

Sabtu, 21 Juni 2013

***

Setelah seharian beristirahat hari kemarin, hari ini aku pun memulai sesi fisioterapi-ku..

lagi nunggu sesi fisioterapi..

lagi nunggu sesi fisioterapi..

Minggu, 22 Juni 2013

***

Setelah 4 hari berada di rumah sakit, akhirnya aku pun diperbolehkan pulang. Bosan juga euy di rumah sakit… Dengan diguntingnya penanda pasien di pergelangan tangan kananku, berakhirlah statusku sebagai pasien rawat inap RS Siloam Semanggi..

akhirnya bisa pulang

akhirnya bisa pulang

Selasa, 25 Juni 2013

***

Hari ini adalah hari pertama kerja setelah kemarin beristirahat seharian di kosan. Benar-benar penuh perjuangan euy. Keringat yang bercucuran dan badan yang pegal pun menjadi santapan hari ini..

kertas di mulut dan tongkat di kedua tangan

kertas di mulut dan tongkat di kedua tangan

***

atampubolon

9 responses to “Operasi ACL – minggu I

  1. Mey June 25, 2013 at 3:40 pm

    Ngeriii……..😦 apalagi yg kertas di mulut dan 2 tongkat. Ngelakuin rutinitas sehari2 dengan kondisi kayak gitu kayaknya bukan hal mudah.
    Cepat pulih total ya uda awak!!!
    GB

  2. Maria Ulfa June 25, 2013 at 4:58 pm

    kenapa gus?cepat sembuh ya

  3. Adel December 28, 2013 at 5:08 am

    Total habis brapa bg semuany?

  4. Inda Silalahi July 19, 2016 at 6:10 pm

    Tulisannya bagus skali..trimksh ya🙂 Pengalamnnya sangat berharga bagi aq yg baru selesai ops Acl shg baru tau tahapan2 penyembuhannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: