Watergius's Journal

The world as I see it

life is meant to be shared

Daaah. Satu per satu teman-teman mereka pun mulai pulang. Antara malas menunggu atau memang punya urusan lain, mereka tak pernah tahu, dan tidak ingin ambil pusing juga. Yang penting sore itu mereka akan menjalankan rencana itu, walaupun harus menunggu.

Ternyata doa mereka didengarkan. Alam pun mulai bersahabat dan mereka bergegas berjalan, menjauh meninggalkan tempat duduknya. Mungkin mereka takut kalau alam akan berubah pikiran.

Satu, dua, dan hampir tiga wahana paling menantang di tempat itu mereka naiki. Tidak ada pucat sedikit pun terlihat di wajah mereka. Hanya ada kepuasan dan perasaan lepas, mungkin karena tadi ketakutan mereka telah hilang saat berteriak kencang di mesin yang memutar, melempar, dan menjungkirbalikkan badan mereka secara tidak manusiawi itu.

” gw oke mau main apa pun, kecuali masuk ke rumah itu.”

” setuju. gw juga gak pingin masuk ke tempat itu kok,” balasnya.

“ternyata kita sama ya… ” hahahaha.

satu setengah jam berlalu dan tidak ada lagi yang ingin mereka lakukan di tempat itu.

“pulang yok..”

**

Tak jauh dari pintu keluar, langkah seorang dari mereka terhenti. Sambil menunduk setengah mengawasi, dia memungut sesuatu dari dekat kakinya, sesuatu berwarna biru tua dengan angka 50000 di atasnya.

” beli es krim yok.. gw traktir.. ,” sambil mengajak temannya ke penjual es krim tak jauh dari situ.

” hoki banget loe.. ” hahaha

” nih masih ada sisanya buat duit parkir mobil”..

**

Perjalanan panjang menuju pusat kota pun dimulai. Di sore itu, ditemani rintik hujan yang mulai turun membasahi jalanan.

Tanpa mereka duga, percakapan mereka ternyata mengalir lancar layaknya bercerita dengan teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Film, pasangan hidup, cita-cita, hal yang ingin dilakukan, dan cara melihat hidup.. percakapan mereka berputar di sekitar itu.

” It was great to share with you about how we see life.. agak2 jarang ditemukan orang2 yang bisa ngerti bahwa hidup ada tujuan hidupnya.. haha”

“hello.. gw gitu.. gw dah merasakan didikan “hidup”, tentu dong gw tahu tujuan hidup gw..  hahaha”

” haha.. gak gitu sih maksud gw.. Btw, gw percaya, in order to guide us live in the purpose of our life, God will put the right person around us to build our character and take us to our purpose.. mau dia nyebelin, mau dia menyenangkan.. pasti ada hal yang bisa kita pelajari..  Life is meant to be shared.. ”

” yes it is indeed.. ”

***

atampubolon

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: