Watergius's Journal

The world as I see it

hanya badai…

berdasarkan kejadian sebenarnya…

**

Siang itu cuaca masih terang benderang saat sekelompok orang memutuskan untuk melanjutkan penyelaman mereka yang kedua. Dengan menaiki kapal yang sama, sebuah kapal kecil dengan perahu motor berkapasitas kira-kira 8 orang (tidak termasuk tabung dan peralatan menyelam), mereka pun menuju ke sebuah tempat penyelaman yang terkenal dengan bawah lautnya yang sangat luar biasa.

Tidak ada yang bisa benar-benar memprediksi alam. Cuaca yang tadinya cerah menyengat tiba-tiba berubah mendung dan sepertinya akan hujan. Bahkan mungkin lebih dari itu…

” Pak, itu apa ya?” seorang penyelam bertanya kepada kapten kapal sambil menunjuk gerombolan awan hitam pekat tepat di arah kemana kapal mereka sedang menuju saat ini.

“BADAI”, jawab sang kapten singkat, tanpa nada cemas..

Penyelam yang berjumlah lima orang di atas kapal itu pun mulai was-was. Dan memang benar. Tak lama kemudian kapal mereka pun berada di tengah laut yang sedang mengamuk disertai hujan dan angin kencang.

Salah seorang penyelam yang kebetulan berkewarganegaraan asing secara perlahan mulai menjulurkan tangannya mengambil snorkeling + mask dan segera memakainya. Sementara para penyelam Indonesia lainnya sepertinya hanya terkesima melihat kesigapan dia dan tidak terpikir untuk melakukan hal yang sama.

Tak lama berselang, di kejauhan mereka melihat sebuah kapal seperti sedang mencari keberadaan mereka. Ternyata itu adalah kapal bantuan yang dipanggil oleh kapten kapal. Namun, dengan kondisi di tengah badai seperti itu, jarak pandang pun sangat terbatas sehingga mereka terpaksa melambai-lambaikan fin mereka untuk menarik perhatian kapal tersebut.

Dengan kondisi kapal mereka yang kalah kuat terhadap badai, mereka pun terseret gelombang sehingga posisi mereka bergeser jauh. Alhasil, kapal yang tadi mencari mereka pun tidak berhasil menemukan mereka sehingga berputar arah dan tinggallah mereka sendiri, luntang lantung.

“Gob**k !! Orang sedang dalam musibah malah ditinggalin ! ,” si kapten kapal sepertinya sedang memarahin kapten kapal yang berbalik arah tadi…

**

Singkat cerita, mereka pun berhasil menepi ke sebuah perkampungan kecil dan menunggu badai reda di situ..

**

PERTANYAAN PENTING :

Jika kau merupakan salah satu penyelam yang ada di atas kapal itu, peralatan apakah yang akan kau ambil?

(Yang berada di atas kapal saat itu kurang lebih adalah tabung udara, BCD + regulator, snorkeling + mask, dan fin)

***

atampubolon

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: