Watergius's Journal

The world as I see it

pesawat, antrian, dan bagasi

Minggu, 1 Juni 2014

***
Entah karena orang-orangnya yang kurang disiplin dan tak mau antri ataupun peraturannya yang kurang tegas, yang selalu kuhadapi adalah orang-orang yang berdesakan, berlomba masuk ke pesawat. Dan tak butuh waktu lama sejak pengumuman dikumandangkan sampai ‘kerusuhan’ itu terjadi.

Apa sih yang mereka kejar ?, pertanyaan itu cukup sering terngiang di benakku.

Aku pun sebenarnya tak jauh beda dengan mereka. Selalu mencari tempat duduk paling dekat dengan Pintu Gerbang keberangkatan. Alasanku? Agar dapat meletakkan bagasi2ku tepat berada di atas kepalaku.

Bila masih memungkinkan, sebisa mungkin aku tidak akan meletakkan barang bawaanku di bagasi pesawat. Malas menunggu lama di tempat pengambilan bagasi, itulah alasanku. Namun, dengan pengalaman hari ini, alasanku yang tadinya satu bertambah dua.

*

Beberapa orang temanku terbang dengan penerbangan jam 7.30 pagi dari Sorong. Mereka akan transit di Makassar hampir 6 jam sebelum akhirnya meneruskan penerbangan ke Jakarta sekitar pukul setengah 2 siang. Penerbangan yang sama yang juga akan aku naiki ke Jakarta, bedanya hanyalah di pesawatku dari Sorong yang baru berangkat sekitar jam setengah sebelas pagi.

Karena pesawat yang aku naiki dari Sorong ke Makassar adalah pesawat yang berasal dari Manokwari, maka kabin pesawat sudah cukup penuh (menurut penuturan penjaga loket di Sorong). Akibatnya, aku pun tidak diperkenankan membawa salah satu tasku ke dalam pesawat dan harus dimasukkan ke bagasi…

Ketika sudah di ruang tunggu bandara Makassar, aku pun sudah berkumpul lagi dengan teman2ku ketika salah seorang dari mereka mendapatkan kabar bahwa bagasi mereka telah sampai duluan di Jakarta. Ya, bagasinya diberangkatkan duluan dengan penerbangan sebelumnya sementara mereka masih menunggu pesawat yang tak kunjung berangkat di sini. Menurut penjelasan salah seorang perwakilan maskapai tersebut sih karena mereka tak ingin bagasi2 tersebut ditelantarkan lebih lama di Makassar sebab pesawat mereka baru nanti siangnya sekitar 6 jam lagi. Lalu, dengan mengirimkan bagasinya lebih dulu apakah justru tidak menelantarkan bagasi2 mereka di Jakarta? Sungguh sebuah penjelasan yang sangat tidak masuk akal.

Semoga bagasiku sampai bersamaan dengan sampainya aku di Jakarta, aku pun berharap dalam hatiku.

Singkat cerita, setelah pesawat yang di-delay hampir satu setengah jam, aku pun tiba di Jakarta dengan selamat. Begitu sampai di tempat pengambilan bagasi, aku menunggu beberapa lama sebelum akhirnya melihat tasku di kejauhan. Hanya saja, warnanya berubah – dari kering menjadi basahšŸ˜¦

Kuraba bagian yang basah itu untuk memastikan kalau itu memang basah. Aku mengasumsikan itu mungkin karena hujan deras tadi pagi di Sorong saat aku hendak berangkat. Hanya saja, saat kuendus bau di tanganku yang memegang bagian tas yang basah tadi, tanganku berbau amis seperti air bekas ikan. Kubuka isi tas dan semua isinya basah. Untung saja semuanya tinnggal baja kotor peninggalan liburan kemarin.

Awalnya aku sempat melampiaskan kekesalanku kepada petugas yang memeriksa nomor bagasiku. Bahkan aku sempat bertanya kalau melapor dan komplain itu ke bagian mana. Hanya saja, setelah aku pikir2, gak ada gunanya juga. Malah aku jadi capek dan repot. Mungkin karena isi tasku emang sudah kain kotor kali ya sehingga tidak masalah kalaupun jadi basah. Kalau ini terjadi saat aku hendak memulai liburan, entahlah bagaimana reaksiku saat itu.

akhirnya punya alasan buat nyuci tas

akhirnya punya alasan buat nyuci tas

Kayaknya lain kali aku akan lebih ngotot agar tak perlu memasukkan tasku ke bagasi lagi (selama ukurannya masih masuk akal)…

***

atampubolon

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: