Watergius's Journal

The world as I see it

mendaftar di Goethe Jakarta (lagi)

Rabu, 7 Januari 2015

***

Sedikit lanjutan dari ceritaku sebelumnya tentang mendaftar les di Goethe:

Masuk ke kelas pemula A1.1 ternyata ‘pilihan tepat’.

*

Di kelas ekstensif A1.1 aku ternyata sekelas dengan mas-mas (yang ternyata seumuranku) yang memberikanku nomor antrian 493. Cerita punya cerita, saat SMA di Sulawesi ternyata dia teman sekelas dari seorang temanku saat kuliah. Oke. Indonesia ini sempit sekali ternyata.

*

Ketika periode kursus selama hampir tiga bulan akan berakhir, para peserta kursus saat ini diberi kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya lewat pendaftaran terpisah tanpa perlu rebutan dan antri dengan peserta baru. Sebuah sistem yang bagus, hanya saja aku tidak punya cukup waktu untuk mengikuti sistem itu… karena…

Sistem di Goethe membagi-bagi tiap tingkatan menjadi beberapa bagian, misalnya A1 dibagi menjadi A1.1 sampai A1.3, baru setelah itu bisa lanjut ke A2.1 Namun, berhubung targetku adalah harus mendapatkan sertifikat A2 di awal tahun ini untuk keperluan S2, maka ada dua pilihan yang dapat diambil. Pertama, ikut ujian sertifikat A1 (biayanya cukup mahal juga). Bila lulus, maka saat pendaftaran ulang dapat langsung mendaftar ke A2.1. Hanya saja tentu harus lulus ujian A1 dan harus ikut mendaftar dengan peserta baru lainnya (yang berarti harus antri dan rebutan). Kedua, tidak perlu ikut ujian sertifikasi A1, melainkan ikut ujian penempatan saat nanti pendaftaran peserta baru dibuka. Tetap harus rebutan sih dan ujian, hanya saja biayanya jauhhh lebih murah..

Aku pun akhirnya memilih nomor 1… dan berhasil lulus dengan nilai “sehr gut”. Wow.

**

Belajar dari pengalaman, aku pun tiba di Goethe Institut Jakarta di hari Rabu pagi itu pukul 06.00 tepat. Itupun setelah bela-belain naik taksi dari kosan. Ternyata benarlah kata orang2 bahwa ada yang rela datang subuh2 untuk mengantri sebab saat nyampai di tempat itu, aku sudah kebagian tempat duduk di luar.

jam 6 pagi - sudah ngantri di luar

jam 6 pagi – sudah ngantri di luar

Bila sebelum-sebelumnya aku dapat cerita ada yang datang subuh2 ngantri dari jam 5, bahkan 4, maka kali ini aku dengar ada yang datang lebih awal lagi, pukul 2. Ntahlah itu benar atau enggak. Tapi yang pasti, orang yang katanya datang pukul 2 subuh itu dapat nomor antrian 1 sedangkan aku dapat nomor 74. Oh ya, nomor antrian baru dibagikan pukul 7 pagi, jadi walaupun datang subuh2, maka harus tetap duduk di tempat duduknya sampai nomor dibagikan.

dapat nomor antrian segini...

dapat nomor antrian segini…

**

Dapat nomor antrian, aku balik dulu ke kantor. Lagipula, pendaftaran juga baru dibuka jam 10. Sangat merepotkan bukan, tapi ya begitulah sistemnya…

*

Pukul setengah 11 akhirnya giliranku untuk masuk ke ruangan pendaftaran. Dengan banyak faktor pendukung yang tidak dapat disebutkan satu per satu, akhirnya aku pun mendapatkan kelas A2.1 di hari yang aku inginkan.

***

APT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: